Matahari Takut Tenggelam
Izzul Mutho'
Langit senja ini sedang tidak indah
Ia senang berawan akhir-akhir pekan ini
Tetapi ketika kulihat keluar, aku merasa jauh lebih muda
Dari kaca jendela, kau lihat diriku samar sebagai anak langit tua
Aku ingin datang kepadamu sebagai lelucon di hari-hari hidupmu
Setiap hari adalah kekasih yang anti mengucapkan selamat tinggal
Terkadang kau harus tega mengucapkan selamat jalan
Dia mungkin terlalu sakit untuk pergi sebagaimana matahari yang takut tenggelam senja ini
#Buku Antologi Puisi Pelipur Lembayung Senja Penerbit Mengubah Semesta, hlm. 100.